
Ilustrasi Foto ( Dok.NR)
NUSAREPORT – Jambi ,- Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Jambi, termasuk untuk Kabupaten Bungo, berada dalam kondisi aman dan cukup menjelang puncak arus mudik dan libur akhir tahun serta perayaan Tahun Baru 2026. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu kelangkaan BBM yang beredar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Humas Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Jambi, Chairul Anwar, mengatakan berdasarkan pemantauan data real time operasional, stok BBM di Fuel Terminal Jambi saat ini berada pada level sangat mencukupi untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang identik dengan peningkatan aktivitas perjalanan dan arus kendaraan antarwilayah.
“Isu mengenai kekosongan stok BBM dipastikan tidak benar. Persediaan BBM di Fuel Terminal Jambi saat ini dalam kondisi sangat aman dan cukup, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bungo selama arus mudik dan libur akhir tahun,” ujar Chairul Anwar di Jambi. Kamis 25/12
Ia menjelaskan, stok operasional BBM yang tersedia di Fuel Terminal Jambi saat ini meliputi Pertalite sebanyak 1.891 kiloliter (KL), Pertamax 886 KL, Pertamax Turbo 450 KL, serta Bio Solar B40 sebesar 3.525 KL. Stok tersebut dinilai mencukupi untuk menopang penyaluran BBM ke seluruh SPBU di wilayah Provinsi Jambi, termasuk SPBU yang berada di jalur lintas Sumatera dan jalur strategis menuju Kabupaten Bungo.
Menurut Chairul, Kabupaten Bungo menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian khusus dalam pengamanan pasokan BBM karena posisinya sebagai daerah lintasan utama arus kendaraan dari dan menuju Sumatera Barat serta wilayah barat Provinsi Jambi. Untuk itu, distribusi ke SPBU-SPBU di Kabupaten Bungo dilakukan secara intensif dan terjadwal guna memastikan tidak terjadi kekosongan stok selama periode libur panjang.
Selain stok yang tersedia di terminal, Pertamina Patra Niaga juga telah menerima tambahan pasokan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM berupa Pertalite sebanyak 2.500 KL dan Pertamax 1.500 KL. Tambahan suplai ini diproyeksikan semakin memperkuat ketahanan stok Fuel Terminal Jambi dalam menghadapi puncak konsumsi saat pergantian tahun.
Guna menjaga stabilitas distribusi dan mengantisipasi lonjakan permintaan di titik-titik rawan, pasokan BBM untuk Provinsi Jambi juga mendapatkan dukungan cadangan dari Fuel Terminal Lubuk Linggau serta Integrated Terminal Teluk Kabung, Sumatera Barat. Skema dukungan lintas terminal ini disiapkan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi gangguan distribusi maupun peningkatan permintaan secara signifikan.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran suplai energi selama periode Nataru, khususnya di daerah-daerah dengan mobilitas tinggi seperti Kabupaten Bungo. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap memanfaatkan layanan SPBU secara tertib agar distribusi dapat berjalan optimal selama libur akhir tahun.(Redaksi)