
NUSAREPORT- Bungo, Kamis 8/1/2026,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bungo kepada peserta didik SMP Xaverius Muara Bungo berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8/1, sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional peningkatan gizi anak usia sekolah.
Sejak pagi hari, personel SPPG Polres Bungo bersama pihak sekolah telah menyiapkan mekanisme distribusi agar makanan bergizi dapat diterima siswa secara merata dan tepat sasaran. Menu MBG yang dibagikan disesuaikan dengan standar gizi seimbang, mencakup kebutuhan energi, protein, dan nutrisi penting bagi peserta didik.
Proses pembagian berlangsung kondusif tanpa kendala berarti. Para siswa menerima dan mengonsumsi makanan yang dibagikan di lingkungan sekolah dengan tertib. Salah seorang siswa SMP Xaverius Muara Bungo menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG berjalan lancar. “Kami menyantap menu MBG yang sudah dibagikan,hari ini dan tidak ada kendala,” ujarnya singkat.
Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa, MBG dinilai mampu meningkatkan konsentrasi belajar serta menumbuhkan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.
Pada hari yang sama, kegiatan distribusi MBG juga dilaksanakan oleh SPPG Koto Jayo di Kecamatan Tanah Tumbuh yang menyasar siswa Sekolah Dasar.dan TK, Distribusi serupa turut dilakukan oleh SPPG Manggis di Kecamatan Bathin III, serta SPPG Pasir Putih, yang masing-masing menyalurkan MBG kepada peserta didik sesuai wilayah tugasnya.
Dengan demikian, tercatat empat SPPG di wilayah Kabupaten Bungo secara serentak melaksanakan kegiatan distribusi MBG pada hari ini. Pelaksanaan yang berlangsung lancar di sejumlah lokasi tersebut menunjukkan kesiapan dan koordinasi lintas satuan dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah secara berkelanjutan.
Program MBG diharapkan terus berjalan konsisten sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kesehatan dan sumber daya manusia sejak usia dini.
NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.”