
NUSAREPORT-Jakarta, Rabu 15 April 2026,- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat tinggi. Hasil survei terbaru dari Media Survei Nasional (Median) menunjukkan angka kepuasan mencapai 71,8 persen.
Dalam survei tersebut, sebanyak 23,7 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 4,5 persen lainnya memilih tidak menjawab atau tidak tahu.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, mengungkapkan bahwa tingginya tingkat kepuasan publik tidak terjadi tanpa sebab. Ia menyebut ada beberapa faktor utama yang menjadi pendorong persepsi positif masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Faktor paling dominan adalah keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM), yang disebut oleh 24,5 persen responden sebagai alasan utama.
“Stabilitas harga BBM menjadi faktor kunci karena efeknya sangat luas terhadap daya beli masyarakat,” ujar Rico dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi faktor kedua yang paling banyak diapresiasi publik dengan angka 15,4 persen. Program ini dinilai membantu meringankan beban pengeluaran keluarga, khususnya untuk kebutuhan konsumsi anak.
Di posisi berikutnya, faktor pemberantasan korupsi turut memberikan kontribusi terhadap tingkat kepuasan publik sebesar 9,3 persen. Pemerintah dinilai menunjukkan ketegasan dalam menindak praktik korupsi, yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Survei ini dilaksanakan pada periode 30 Maret hingga 7 April 2026 dengan melibatkan 1.300 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner di media sosial, menyasar pengguna aktif berusia 17 hingga di atas 60 tahun.
Distribusi responden disebut dilakukan secara proporsional dan mencakup berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dianggap merepresentasikan pandangan publik secara umum, khususnya kalangan pengguna media sosial.
Hasil survei ini memperlihatkan bahwa stabilitas ekonomi dan program sosial masih menjadi indikator utama dalam membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah di awal masa pemerintahan Prabowo–Gibran.
NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.