NUSAREPORT- Jakarta, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dalam sesi pembukaan rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digelar di Washington, Amerika Serikat, kemarin.

Dalam siaran pers resmi Istana Kepresidenan RI, Trump mengaku kagum terhadap karakter kepemimpinan Prabowo yang dinilainya sebagai sosok pemimpin tangguh, berpengalaman, dan dihormati komunitas internasional. Pujian tersebut disampaikan di hadapan para delegasi negara anggota BoP yang tergabung dalam upaya global menghentikan konflik Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

BoP dibentuk langsung oleh Presiden Trump dengan mandat utama menghentikan perang Israel–Hamas, menstabilkan kawasan, serta membangun kembali Gaza yang porak-poranda akibat konflik berkepanjangan sejak Oktober 2023. Lembaga ini bekerja secara terpisah dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dipimpin langsung oleh Trump tanpa batas waktu.

Keanggotaan BoP mencakup 23 negara, di antaranya Amerika Serikat, Indonesia, Israel, Aljazair, Maroko, Albania, Mesir, dan sejumlah negara lainnya. Misi utama BoP dijalankan oleh Dewan Eksekutif (DE) yang juga diketuai Trump, dengan anggota yang dipilih langsung olehnya.

Sejumlah tokoh internasional masuk dalam jajaran Dewan Eksekutif, antara lain Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta menantu Trump, Jared Kushner. Dari Indonesia, tidak ada perwakilan yang duduk di Dewan Eksekutif, begitu pula dari pihak Palestina.

Di bawah kendali Dewan Eksekutif, BoP membentuk sejumlah badan pelaksana, termasuk International Stabilization Force (ISF) atau Pasukan Stabilisasi Internasional. ISF merupakan gabungan personel militer dari lima negara, yakni Albania, Indonesia, Kazakhstan, Kosovo, dan Maroko.

Komandan ISF dijabat oleh Mayor Jenderal Jasper Jeffers III dari Amerika Serikat, sementara posisi wakil komandan dipercayakan kepada perwira tinggi TNI, yang hingga kini belum diumumkan secara resmi. Indonesia sendiri berkomitmen mengirimkan 8.000 prajurit untuk bergabung dalam misi ini, dengan rencana keberangkatan dua bulan mendatang.

Menanggapi penunjukan perwira TNI sebagai wakil komandan ISF, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut hal tersebut sebagai kehormatan sekaligus amanah besar bagi Indonesia.

“Ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalitas, kapasitas, dan reputasi TNI dalam menjaga perdamaian global,” ujar Dave.dikutip sumber di Jakarta Kamis, 19/2

Ia menambahkan, keterlibatan aktif Indonesia dalam misi stabilisasi Gaza sejalan dengan amanat konstitusi untuk berperan dalam menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Keikutsertaan Indonesia dalam BoP dan ISF sekaligus menegaskan posisi strategis diplomasi RI di panggung global, khususnya dalam isu kemanusiaan dan resolusi konflik internasional.

NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *