NUSAREPORT- Bungo, Sabtu 17/1/2026,-   Lembaga Pengelola Hutan Adat (LPHA) Datuk Rangkayo Mulio terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian kawasan hutan adat melalui kegiatan patroli rutin. Seperti yang dilakukan pada Jumat, 16 Januari 2026, tim LPHA kembali menyusuri kawasan untuk memastikan tidak terjadi gangguan, baik berupa penjarahan hasil hutan maupun perusakan terhadap flora dan fauna.

Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian penting dari sistem perlindungan berbasis kearifan lokal yang selama ini dijaga secara turun-temurun. Setiap sudut kawasan diperiksa, jejak aktivitas ilegal dipantau, dan kondisi ekosistem dicermati dengan saksama.

Malek, salah satu pengurus LPHA Datuk Rangkayo Mulio, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini tidak hanya difokuskan pada pengawasan, tetapi juga pada proses identifikasi Dondang atau yang dikenal sebagai Pohon Asuh. Pohon ini memiliki nilai ekologis dan budaya yang tinggi karena menjadi simbol keseimbangan alam sekaligus penyangga kehidupan di sekitarnya.

“Hari ini kami tidak hanya memastikan kawasan tetap aman, tetapi juga melakukan identifikasi Dondang atau Pohon Asuh. Ini penting sebagai bagian dari upaya pelestarian jangka panjang, agar generasi mendatang tetap bisa merasakan manfaat hutan adat ini,” ujar Malek.

Ia menambahkan, keberadaan Pohon Asuh menjadi indikator kesehatan ekosistem. Di sekitarnya biasanya tumbuh beragam tanaman, menjadi habitat satwa, serta berperan dalam menjaga ketersediaan air dan kesuburan tanah.

Melalui patroli rutin ini, LPHA Datuk Rangkayo Mulio berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan semakin meningkat. Hutan bukan sekadar sumber daya, melainkan ruang hidup yang harus dijaga bersama.

Langkah konsisten ini menjadi bukti bahwa perlindungan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kearifan lokal, membentuk harmoni antara manusia dan alam.

NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *