
NUSAREPORT-Jakarta, Minggu 18/1/2026,- Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Januari 2026. Deklarasi tersebut sekaligus menjadi momentum peringatan ulang tahun partai dan dihadiri penuh oleh jajaran pengurus pusat hingga daerah.
Ketua Panitia Deklarasi, Joko Nugroho, mengatakan acara ini dihadiri 100 persen pengurus tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan perwakilan pengurus wilayah dari seluruh Indonesia. Menurutnya, Partai Gema Bangsa secara terbuka mengundang seluruh partai politik nasional untuk hadir sebagai bentuk penghormatan dan komitmen terhadap demokrasi.
“Deklarasi ini bertepatan dengan hari ulang tahun partai dan dihadiri seluruh pengurus wilayah serta DPP. Kami juga mengundang seluruh partai politik di Indonesia,” ujar Joko Nugroho dalam konferensi pers di JCC, Jumat, 16 Januari 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat menghadiri acara tersebut meskipun telah diundang secara resmi. Ia menegaskan ketidakhadiran Presiden tidak mengurangi makna deklarasi bagi partai yang baru berdiri itu.
“Soal kehadiran Pak Prabowo, kami menyadari bahwa kami adalah partai baru. Beliau tidak bisa hadir, namun deklarasi ini tetap menjadi bentuk komitmen kami kepada publik,” kata Sopiyan.
Melalui deklarasi ini, Partai Gema Bangsa menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi nilai integritas, keadilan sosial, serta kemajuan bangsa. Partai ini juga menyatakan diri sebagai gerakan politik yang mendorong terwujudnya Indonesia yang mandiri dan berdaulat, baik dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, maupun arah pembangunan nasional.
Sopiyan menjelaskan, Partai Gema Bangsa mengusung tiga visi besar sebagai pedoman perjuangan politik, yakni Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn. Ketiga visi tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun sistem politik dan ekonomi yang lebih adil bagi seluruh rakyat.
“Tujuan kami adalah mewujudkan Indonesia yang berkeadilan secara politik dan ekonomi melalui tiga visi besar tersebut,” tegasnya.
Rencananya, acara deklarasi akan dihadiri sebanyak 1.638 pengurus partai, terdiri dari 514 pengurus daerah dan 1.124 pengurus lainnya yang berasal dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.”