NUSAREPORT – Bungo, Rabu (14/1/2026) ,-   Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggis 2 Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, resmi diluncurkan dan mulai beroperasi untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik.

Kepala SPPG Manggis 2, Asep Gustianda, S.Kom, menyampaikan bahwa pada tahap awal operasional, SPPG Manggis 2 menyalurkan sebanyak 1.207 paket kepada penerima manfaat. Paket tersebut didistribusikan kepada TK 1, SD 1, dan SMK 1 sesuai dengan wilayah layanan SPPG Manggis 2.

“Alhamdulillah, hari ini kami mulai melaksanakan pelayanan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.207 paket. Ini merupakan langkah awal kami dalam mendukung pemenuhan gizi yang merata di wilayah Kecamatan Bathin III,” ujar Asep.

Dalam kesempatan yang sama, Suci, perwakilan dari Yayasan Aziz Rukiyah Amanah selaku pengelola SPPG, menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

“SPPG Manggis 2 ini kami kelola dengan niat pengabdian. Jika pada tahap awal masih terdapat kekurangan, itu menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanan, kualitas pengelolaan, serta ketepatan distribusi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Suci.

Ia menegaskan bahwa Yayasan Aziz Rukiyah Amanah akan terus membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah, instansi teknis, maupun masyarakat penerima manfaat.

“Kami meyakini bahwa program ini hanya dapat berjalan dengan baik jika dilakukan secara kolaboratif, transparan, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo, Quswen Iqmal, menilai bahwa secara umum fasilitas yang tersedia di SPPG Manggis 2 sudah cukup baik dan layak untuk mendukung operasional pelayanan pemenuhan gizi.

“Secara umum fasilitasnya sudah baik. Ke depan tentu perlu dijaga konsistensinya agar pelayanan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, H. Rahmat Fitri, menekankan pentingnya penerapan standar higiene dan sanitasi dalam seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan.

“Kebersihan dan sanitasi harus menjadi perhatian utama. Ke depan, Dinas Kesehatan akan melakukan kontrol dan monitoring secara berkala terkait higienitas dan sanitasi agar pelayanan SPPG tetap sesuai dengan standar kesehatan,” tegasnya.

Dengan diresmikannya SPPG Manggis 2 ini, diharapkan program pemenuhan gizi dapat berjalan secara berkesinambungan serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Bungo.

NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *