NUSAREPORT- Muara Bungo, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah melalui deteksi dini serta penyampaian informasi strategis kepada kepala daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Keberadaan Kominda merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2006 tentang Komunitas Intelijen Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 16 Tahun 2011, serta diperkuat dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. Melalui regulasi tersebut, Kominda menjadi wadah koordinasi antarunsur intelijen untuk menghimpun, mengolah, menganalisis, dan menyampaikan informasi terkait berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang dapat memengaruhi keamanan, ketertiban masyarakat, dan kelancaran pembangunan.
Melalui koordinasi yang melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri, kejaksaan, dan instansi terkait lainnya, Kominda diharapkan mampu mendeteksi berbagai potensi kerawanan sejak dini sehingga langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur. Peran tersebut menjadi salah satu upaya menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung terciptanya iklim pembangunan yang aman dan berkelanjutan.
Selain itu, keberadaan Kominda juga memberikan manfaat dalam mencegah terjadinya konflik sosial, mengantisipasi penyebaran paham radikalisme, menangkal ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Stabilitas keamanan yang terjaga menjadi modal utama bagi peningkatan investasi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, Marwilisman AR, SSTP, ME, mengatakan di Muara Bungo, Kamis 6/8, Kominda merupakan forum strategis yang harus terus diperkuat karena memiliki fungsi penting dalam mendukung sistem kewaspadaan dini di daerah.
“Kominda menjadi wadah sinergi antarinstansi dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Karena itu, kami berharap keberadaan Kominda mendapat perhatian yang lebih besar, baik dari sisi penguatan kapasitas sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, maupun dukungan sarana dan operasional agar pelaksanaan tugasnya semakin optimal,” ujarnya.
Menurut Marwilisman, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh kondisi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif. Oleh sebab itu, sinergi seluruh unsur yang tergabung dalam Kominda harus terus dipelihara dan ditingkatkan.
“Dengan koordinasi yang semakin kuat, setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Kami berharap Kominda terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung kelancaran pembangunan, serta mewujudkan Kabupaten Bungo yang aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya. (Lojer)







