NUSAREPORT-Muara Bungo Selasa 29 Juni 2026,- Generasi Z adalah kelompok demografi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 di kenal sebagai Digital Negatif. Mereka adalah generasi pertama yang tumbuh dengan akses internal dan teknologi sejak lahir sehingga mahir dalam menggunakan perangkat dogital dan media sosial.

Empiris adalah suatu keadaan atau pengetahuan yang di dasarkan pada pengalaman nyata, pengamatan ( observasi) atau ekperimen.

KPU Kabupaten Bungo mencatat bahwa generasi Z pada Pilkada 2024 sebanyak 67.615 pemilih atau menyumbang sebanyak 25.8 % dari tolat pemilih. 261.738 orang.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa generasi Z mempunyai peran stategis dalam menentukan arah bangsa ke depannya. Generasi ini perlu menjadi perhatian khusus dalam menghadapai Pemilihan tahun 2029 mendatang. Hal ini berdasarkan pengalaman Pemilu dan Pilkada 2024 di temukan fakta bahwa generasi Z adalah generasi yang paling Apatis yaitu sikap yang acuh tak acuh tidak peduli dan cenderung menunjukan emosi yang datar dan menarik diri dari interaksi sosial.

Disisi lain interaksi generasi Z ini lebih aktif di media sosial. Hal ini dapat kita lihat di lingkungan sekitar kelompok generasi Z yang sedang berkumpul/ Nongkrong dengan teman sebaya, mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan madia sosial masing masing ketimbang interaksi sosial. Oleh karena itu upaya pendekatan kepada generasi Z harus disesuaikan dengan karakteristik generasi Z itu sendiri yaitu dengan cara memperbanyak sosialisasi melalui media sosial dengan konsep yang lebih menarik, karakteristik kartun yang lucu dan menarik perhatian namun tetao mengedepankan adab dan pesan atau tujuan tersampaikan dan dapat di terima pleh generasi Z dalam bentuk barasi yang ringan dan mudah di pahami.

Selain upaya pendekatan melalui media sosial pendekatan lainnya secara sosial control juga dapat membantu meningkatkan keingintahuan atau kepedulian generasi Z

Pendekatan sosial kontrol ini dapat mengatur dan mengarahkan generasi Z bagaimana cara memanfaatkan hak suaranya menjadi kontribusi besar bagi kebaikan bangsa dengan cara mengarahkan bagaimana menentukan pilihan dengan melihat visi dan  misi yang disampaikan. Latar belakang pendidikan calon, rekam jejak dan lainnya sehingga pendekatan sosial kontrol ini dapat menghasilkan generasi Z yang kritis pada Pilpres 2029 mendatang. Tentunya upaya ini bukan hal yang mudah namun perlu dukungan berbagai pihak terutama Lembaga Pendidikan dimana generasi Z itu sendiri banyak menghabiskan waktunya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan adalah melibatkan secara aktif semua para siswa dalam memilih ketua kelas mulai dari SD, SMP, dan SMA. Yang metodenya tentu disesuaikan dengan kondisi jenjang siswa itu sendiri sehingga generasi kedepannya sudah mengenal pemilihan secara langsung , umum dan rahasia sejak dini.

Pada jenjang Pendidikan SMP dan SMA, Pemilihan ketua OSIS menjadi momentum pertama generasi Z mengenal lebih mendalam proses pemilihan itu dilaksanakan.

Selama ini berdasarkan pengamatan dibeberapa sekolah Pemilihan Ketua OSIS masih belum mengikutsertakan seluruh siswa hanya perwakilan dari masing masing kelas oleh karena itu Lembaga Pendidikan diharapkan mampu meningkatkan keingintahuan kepedulian gererasi berikutnya dalam momentum Pemilihan Ketua OSIS dengan cara mewajibkan seluruh siswa menggunakan hak pilihnya.

Dengan demikian maka akan timbul interaksi sosial generasi Z dalam mengkritisi maupun memberi solusi terhadap permasalahan yang muncul pada proses Pemilihan Ketua OSIS tersebut.

Sementara itu upaya yang dapat dilakukan KPU kabupaten Bungo dalam meningkatkan partisipasi Generasi Z dalam Pilkada 2029 mendatang adalam membuat program Sekolah Binaan KPU Kabupaten Bungo yang telah melakukan kerjasama ( MOU) dengan Kemenag Bungo.

Upaya ini diharapkan mampu melahirkan Pemilih yang kritis yaitu Pemilih yang menggunakan hak pilihnya benar benar berdasarkan kajian yang mendalam dan bukan Pemilih yang di mobilisasi oleh suatu kelompok yang sarat dengan kepentingan kelompok itu sendiri. *SRI HARTATI Komisioner KPU Kabupaten Bungo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *