
NUSAREPORT-Muara Bungo, Senin 4 Mei 2026,- Laju inflasi di Kabupaten Bungo pada April 2026 tercatat masih berada dalam koridor moderat, dengan struktur tekanan harga yang tetap didominasi sektor pangan dan jasa konsumsi. Inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 3,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 113,18.
Secara tahunan, inflasi ini sedikit melandai dibandingkan April 2025 yang mencapai 3,54 persen, mengindikasikan adanya stabilisasi harga pada level agregat. Namun demikian, struktur inflasi menunjukkan bahwa tekanan harga masih bertumpu pada kelompok kebutuhan dasar dan konsumsi masyarakat sehari-hari.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan 3,47 persen dan andil sebesar 1,03 persen, tertinggi di antara seluruh kelompok pengeluaran. Komoditas seperti daging ayam ras, ikan, minyak goreng, dan beras menjadi pendorong utama, mencerminkan tekanan dari sisi pasokan dan distribusi pangan.
Tekanan juga tercermin pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran yang mengalami inflasi sebesar 4,69 persen dengan andil 0,44 persen. Kenaikan ini menunjukkan adanya transmisi harga dari bahan baku ke tingkat konsumsi akhir, sekaligus mengindikasikan dinamika permintaan pada sektor jasa konsumsi masyarakat.
Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi relatif tinggi sebesar 16,57 persen dengan andil 1,41 persen. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh harga emas perhiasan yang bersifat fluktuatif, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan tekanan konsumsi riil rumah tangga secara luas.
Kelompok pengeluaran lain seperti transportasi (0,66 persen), pendidikan (3,14 persen), serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,74 persen) turut mengalami kenaikan meskipun dengan kontribusi yang relatif terbatas. Di sisi lain, beberapa kelompok seperti perlengkapan rumah tangga dan rekreasi justru mengalami deflasi, sehingga menahan laju inflasi secara keseluruhan.
Dalam jangka pendek, inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) April 2026 sebesar 0,52 persen mencerminkan masih adanya tekanan harga, terutama dari komoditas seperti tarif angkutan udara dan bahan pangan segar. Namun secara kumulatif, inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 1,52 persen menunjukkan bahwa tekanan inflasi sepanjang tahun berjalan masih relatif terkendali.
Secara struktural, inflasi Muara Bungo pada April 2026 memperlihatkan dominasi tekanan dari sisi pasokan pada komoditas pangan, disertai dinamika pada sektor jasa konsumsi. Kondisi ini menegaskan pentingnya menjaga kelancaran distribusi, stabilitas pasokan, serta pengendalian harga komoditas strategis guna mempertahankan inflasi dalam kisaran yang sehat dan berkelanjutan.
Sumber : Badan Pusat Statitistik Kabupaten Bungo, Perkembangan IHK Bulan April 2026 Tanggal Rilis 4 Mei 2026.
NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta”