Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Segera Berbayar, Pengguna Diminta Siapkan Saldo..

NUSAREPORT – Jambi, PT Hutama Karya (Persero) memastikan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness akan segera memasuki tahap pengoperasian bertarif.

Kepastian itu disampaikan Hutama Karya setelah ruas tersebut sebelumnya dioperasikan tanpa tarif untuk memberi kesempatan kepada masyarakat mengenal dan merasakan manfaat konektivitas jalan tol yang menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan masa pengoperasian tanpa tarif juga dimanfaatkan perusahaan untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan pelayanan dan kesiapan fasilitas sebelum tarif diberlakukan.

“Pengoperasian tanpa tarif memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan merasakan langsung manfaat jalan tol ini. Dalam waktu dekat, ruas ini akan memasuki tahap pengoperasian bertarif,” ujar Iwan, Kamis (20/8/2026).

Pengoperasian gratis dilakukan secara bertahap. Segmen Bayung Lencir–Tempino sepanjang sekitar 34,10 kilometer mulai beroperasi pada 17 Oktober 2024. Selanjutnya, segmen Tempino–Simpang Ness sepanjang sekitar 18,49 kilometer mulai digunakan masyarakat pada 14 September 2025. Kedua segmen tersebut menjadi bagian dari Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness.

Dengan demikian, masyarakat yang selama ini melintasi ruas tersebut tanpa membayar tarif perlu mulai bersiap menghadapi perubahan pola penggunaan jalan tol. Namun, hingga informasi terbaru yang disampaikan Hutama Karya, besaran tarif dan tanggal pasti mulai diberlakukannya tarif belum diumumkan. Informasi tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.

Hutama Karya menyatakan kesiapan pelayanan terus diperkuat menjelang perubahan tersebut. Ruas ini dilengkapi tiga gerbang tol, yakni Gerbang Tol Pijoan, Gerbang Tol Muaro Sebapo, dan Gerbang Tol Bayung Lencir.

Masing-masing gerbang didukung gardu entrance, exit, reversible, serta mobile reader untuk menunjang kelancaran transaksi pengguna jalan.

Dari sisi pelayanan operasional, Hutama Karya menyiagakan 22 unit kendaraan pendukung. Armada tersebut terdiri atas lima kendaraan patroli, satu kendaraan rescue, dua ambulans, enam kendaraan derek, tiga kendaraan keamanan dan ketertiban, tiga kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR), satu skylift, dan satu water tank.

Pemantauan lalu lintas juga didukung 104 kamera CCTV dan enam Variable Message Sign (VMS). Infrastruktur tersebut digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas sekaligus menyampaikan informasi kepada pengguna jalan.

Kehadiran Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas Jalan Tol Trans Sumatra, khususnya koridor Sumatra Selatan–Jambi. Ruas ini diharapkan tidak hanya mempercepat perjalanan masyarakat, tetapi juga memperlancar pergerakan barang dan distribusi logistik antardaerah.

Hutama Karya menyebut waktu tempuh pada koridor yang sebelumnya dapat mencapai sekitar dua jam kini dapat dipangkas menjadi sekitar 40 menit melalui jalan tol. Efisiensi tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah yang terhubung.

“Efisiensi waktu tempuh tersebut diharapkan turut mendorong kelancaran mobilitas orang dan barang serta memberikan dampak positif bagi aktivitas perekonomian antardaerah,” kata Iwan.

Ruas Bayung Lencir–Simpang Ness sendiri memiliki panjang sekitar 52,59 kilometer. Sementara keseluruhan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi dirancang sepanjang sekitar 170,73 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi, yakni Betung–Tungkal Jaya, Tungkal Jaya–Bayung Lencir, dan Bayung Lencir–Simpang Ness. Sebagian ruas telah beroperasi, sedangkan pembangunan seksi lainnya masih berlangsung.

Menjelang pemberlakuan tarif, pengguna jalan diimbau memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan memiliki saldo yang mencukupi. Pengendara juga diminta tetap mematuhi rambu dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri berkendara ketika lelah.

Hutama Karya mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan informasi beredar di media sosial sebagai patokan mengenai tarif maupun waktu pemberlakuannya. Besaran tarif dan tanggal resmi pengoperasian bertarif akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi Hutama Karya.

Untuk mendapatkan bantuan selama perjalanan, pengguna dapat memanfaatkan layanan Call Center 150700 serta kanal resmi layanan jalan tol Hutama Karya.

Dengan akan berakhirnya masa pengoperasian tanpa tarif, masyarakat kini memiliki waktu untuk menyesuaikan diri. Perubahan tersebut sekaligus menandai masuknya ruas Bayung Lencir–Simpang Ness ke tahap baru pengoperasian jalan tol yang diharapkan mampu memberikan layanan transportasi lebih cepat, aman dan efisien bagi konektivitas Sumatra Selatan–Jambi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *