NUSAREPORT –  Bungo,Jambi– PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Bungo mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan jaringan listrik selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi gangguan kelistrikan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat, seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga, sosial, dan keagamaan pada periode tersebut.

Manager ULP Muara Bungo, Fitya Ezra, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Kamis 26/2, di Muara Bungo, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keandalan pasokan listrik.

“Keselamatan dan keamanan kelistrikan tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN semata, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Kami mengimbau agar warga lebih waspada terhadap aktivitas di sekitar jaringan listrik, terutama selama Ramadan dan Idulfitri, saat intensitas penggunaan listrik meningkat,” ujar Fitya Ezra.

Ia menekankan agar masyarakat tidak melakukan penebangan atau pemangkasan pohon, serta aktivitas lain di sekitar jaringan listrik tanpa koordinasi dan pengawasan petugas PLN. Menurutnya, aktivitas tersebut berisiko tinggi memicu kecelakaan listrik maupun gangguan pasokan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mendirikan bangunan, memasang baliho, atau antena terlalu dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman perlu dijaga guna menghindari potensi korsleting, sengatan listrik, hingga kebakaran.

PLN turut mengimbau pelanggan untuk mencabut colokan listrik saat mudik atau bepergian dalam waktu lama. Langkah sederhana ini dinilai efektif mencegah risiko kebakaran akibat arus pendek, sekaligus menghemat konsumsi energi.

Terkait keselamatan, Fitya juga menegaskan larangan praktik sambungan listrik ilegal yang dapat membahayakan nyawa, merusak instalasi, serta mengganggu keandalan pasokan listrik masyarakat. Sambungan tidak resmi juga berpotensi menimbulkan kebakaran dan kerusakan peralatan elektronik.

Dalam aspek layanan, pelanggan diingatkan untuk membayar tagihan listrik tepat waktu atau melakukan pembelian token sebelum masa habis guna menghindari pemadaman akibat tunggakan. PLN berharap kesadaran ini dapat membantu menjaga kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri.

“Jika masyarakat menemukan potensi bahaya atau gangguan kelistrikan, segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123 agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tambah Fitya.

PLN menegaskan bahwa keandalan dan keamanan kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan serta kepedulian masyarakat, PLN optimistis pelayanan listrik selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan berarti.

NUSAREPORT “Tanpa Prasangka, Berbasis Data, Berpijak pada Fakta.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *