NUSAREPORT-Jambi, Upaya mengembangkan pariwisata Pulau Berhala yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan mendukung kelestarian lingkungan terus dilakukan. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PUK), tim dosen UNJA memberikan pendampingan kepada usaha jasa open trip yang sebelumnya dikenal sebagai Hipo Adventure dan kini berganti nama menjadi Pesona Wisata.
Usaha tersebut merupakan usaha rintisan di bidang perjalanan wisata Pulau Berhala yang didirikan oleh mahasiswa Jurusan Kehutanan UNJA, Idha Radi Prasetya. Pendampingan dilakukan untuk memperkuat pengelolaan usaha sekaligus mengembangkan konsep wisata yang memberikan nilai edukasi dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Sebelum pendampingan dilakukan, pengelolaan usaha masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain belum tersedianya standar operasional yang tertulis serta keterbatasan dalam pemasaran digital dan pengembangan paket wisata edukatif.
Untuk melihat secara langsung potensi wisata yang dapat dikembangkan, tim PPM melakukan kunjungan lapangan ke Pulau Berhala pada 11–12 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan wawancara bersama masyarakat lokal serta mengidentifikasi berbagai potensi wisata bahari, lingkungan pesisir, keanekaragaman hayati, dan nilai sejarah yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata. Tim PPM yang diketuai Hafizah Nahlunnisa, S.Hut., M.Si., bersama Femei Rahmilija, S.Hut., M.Si., Ir. Rahmad Nurmansah, S.Hut., M.Si., Doani Anggi Safira, S.Hut., M.Si., dan Igef Rasinta, S.TP., M.T., juga melibatkan mahasiswa diantaranya Idha Radi Prasetya dan Radendy Dikma Putra Ginting dalam pelaksanaan program.
Pendampingan kemudian dilakukan melalui penyusunan standar operasional usaha, serta pengembangan konsep eduwisata berbasis konservasi. Konsep tersebut mengangkat potensi Pulau Berhala, termasuk ekosistem pesisir, perlindungan penyu, keanekaragaman hayati, dan nilai sejarah kawasan. Dari sisi digitalisasi, tim juga memberikan pelatihan pembuatan website pada 11 Agustus 2026. Website tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi sekaligus mendukung pemasaran dan pemesanan paket wisata secara daring.
Selain website, tim menyusun leaflet edukasi wisata yang berisi informasi mengenai wisata ramah lingkungan, perlindungan penyu, dan keanekaragaman hayati Pulau Berhala. Leaflet tersebut diserahkan pada 15 September 2026 kepada perwakilan sekaligus pemilik usaha Pesona Wisata untuk digunakan sebagai media pendukung dalam kegiatan wisata.
Ketua Tim PPM UNJA, Hafizah Nahlunnisa, mengatakan bahwa pendampingan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, tetapi juga mendorong agar aktivitas wisata dapat memberikan pengalaman edukatif kepada pengunjung. “Melalui pendampingan ini, kami berharap usaha wisata Pesona Wisata di Pulau Berhala dapat berkembang sekaligus ikut menyampaikan pesan edukasi dan konservasi kepada wisatawan,” ujarnya. Program ini menjadi bagian dari upaya UNJA untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata lokal yang lebih berkelanjutan.*Siaran Pers PPM Unja Minggu 27/9/2026.15.12













