NUSAREPORT-Muara Bungo, Penghormatan terhadap jasa veteran dan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan menjadi pesan utama dalam audiensi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Jambi dan Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Jambi dengan Pemerintah Kabupaten Bungo, Jumat (14/8/2026).
Rombongan yang dipimpin Ketua LVRI Provinsi Jambi Mayor (Purn) Mulia Sihombing itu diterima Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Bungo, H. Dedy Irawan, S.E., M.M., di ruang kerjanya sekitar pukul 07.45 WIB. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara keluarga besar veteran, PPM dan pemerintah daerah.
Turut hadir Ketua LVRI Kabupaten Bungo, Plt. Ketua PPM Provinsi Jambi, pengurus PPM Kabupaten Bungo, anggota LVRI Kabupaten Bungo, Sekretaris BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, Ketua PIVERI Provinsi Jambi serta Ketua PIVERI Kabupaten Bungo.
Mulia Sihombing menekankan agar keberadaan veteran tidak sekadar dikenang melalui seremoni, tetapi juga mendapatkan penghormatan yang layak dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah. Menurutnya, para veteran yang telah mengabdikan diri dalam perjuangan bangsa patut ditempatkan di posisi kehormatan, terutama saat peringatan hari-hari besar nasional maupun daerah.
“Veteran harus tetap mendapatkan tempat terhormat dalam setiap kegiatan pemerintah,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Selain persoalan penghormatan kepada veteran, LVRI juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap keberadaan PPM. Pemahaman yang baik mengenai organisasi tersebut dinilai penting agar komunikasi, pembinaan dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan PPM dapat berjalan lebih efektif.
Plt. Ketua PPM Provinsi Jambi turut menyampaikan harapan agar dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan LVRI dan PPM dapat diberikan melalui mekanisme penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga kembali menyoroti pentingnya penghormatan terhadap veteran dalam setiap momentum kegiatan pemerintahan.
Dalam audiensi itu, persoalan organisasi PPM di tingkat pusat yang tengah menghadapi dualisme kepengurusan juga ikut disampaikan. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dapat ditempuh melalui mekanisme organisasi, sementara musyawarah daerah nantinya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas PPM di daerah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Dedy Irawan menyambut baik kunjungan LVRI dan PPM Provinsi Jambi. Ia menilai kehadiran organisasi veteran menjadi pengingat penting bagi generasi sekarang agar tidak kehilangan hubungan dengan sejarah perjuangan bangsa.
“Kunjungan ini sangat berarti dan jangan sampai kita melupakan sejarah,” ujarnya.
Terkait dukungan terhadap kegiatan PPM, Dedy meminta BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo mengusulkan kebutuhan organisasi tersebut melalui mekanisme penganggaran yang berlaku.
Pertemuan itu sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah, LVRI, PPM dan PIVERI untuk membangun sinergi dalam menjaga nilai perjuangan, nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa.
Bagi keluarga besar veteran, pesan yang dibawa dalam audiensi tersebut bukan semata soal dukungan organisasi. Ada tanggung jawab yang lebih besar, yakni memastikan jasa para pejuang tetap mendapat tempat dalam kehidupan berbangsa dan nilai perjuangan tidak berhenti sebagai cerita masa lalu.
Di tengah perubahan zaman dan semakin jauhnya generasi muda dari pengalaman sejarah perjuangan, komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi veteran menjadi penting. Sejarah perlu terus diperkenalkan, veteran harus dihormati, sementara semangat perjuangan harus diteruskan kepada generasi berikutnya.










